AC atau Air Conditioner sudah tentu tak asing lagi bagi kita. Setiap mobil sudah dilengkapi dengan sistem AC. Sistem AC berfungsi untuk mengatur suhu, mengatur kelembaban, untuk mensirkulasikan udara dan untuk memurnikan udara. Pada sistem AC terdapat beberapa komponen di dalamnya antara lain kompresor, kondensor, receiver driyer, expansion valve, evaporator, kipas kondensor, blower, panel-panel dan refrigerant. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini Kompresor. Pada sistem AC, kompresor berfungsi sebagai pompa yang berguna untuk mensirkulasikan refrigerant freon pada sistem. Refrigerant akan dihisap oleh kompresor kemudian refrigerant akan ditekan oleh kompresor untuk bersirkulasi ke seluruh sistem. Refrigerant yang keluar dari kompresor akan memiliki tekanan yang tinggi, berbentuk gas dan bertempretur tinggi. Kompresor sendiri pada sistem AC terdapat beberapa tipe yaitu tipe reciprocating dan tipe rotary. Pada kompresor tipe reciprocating dibagi lagi menjadi 2 yaitu tipe swash dan tipe crank. Sedangkan untuk kompresor tipe rotary adalah menggunakan jenis trough vane. Pada kompresor AC terdapat kopling magnet yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan putaran mesin ke kompressor. Ketika AC on maka kopling magnet akan menghubungkan putaran mesin ke kompressor dan ketika AC off maka putaran dari mesin akan terputus sehingga tidak terhubung ke kompressor. Pada sistem AC, kondensor berfungsi untuk mendinginkan gas refrigerant atau freon yang memiliki tekanan tinggi dan temperatur tinggi setelah melewati kompresor. Pada condensor, refrigerant akan mengalami proses kondensasi yang menyebabkan terjadinya perubahan bentuk refrigerant, dari bentuk gas menjadi bentuk cair. Semakin besar panas yang dikeluarkan oleh kondensor maka semakin baik pula efek pendinginan pada evaporator. Setelah refrigerant atau freon melewati kondensor maka akan menuju ke receiver dryer. Fungsi receiver dryer pada sistem AC adalah untuk menyaring kotoran dan menyerap air yang terbawa oleh refrigerant. Pada receiver dryer terdapat 2 komponen yaitu filter dan desiccant. Filter pada receiver dryer berfungsi untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh refrigerant sedangkan untuk desiccant pada receiver dryer berfungsi untuk menyerap air yang terbawa oleh refrigerant. Kenapa air tidak boleh ada di sistem AC ? Jawabannya adalah jika pada sistem AC terdapat air maka air tersebut dapat membeku di expansion valve sehingga akan mengganggu kinerja dari sistem AC karena es tersebut akan menghalangi atau menutupi saluran-saluran pada expansion valve. Pada receiver dryer juga dilengkapi dengan sight glass kaca pengintai yang berfungsi untuk melihat memeriksa jumlah refrigerant yang ada pada sistem AC selama sistem AC bekerja. Katup expansi atau expansion valve Setelah refrigerant melewati receiver dryer maka selanjutnya refrigerant akan dikirim ke expansion valve atau katup ekspansi. Katup ekspansi pada sistem AC berfungsi untuk mengkabutkan refrigerant. Cairan refrigerant dari receiver dryer akan menuju ke katup ekspansi dan pada katup ekspansi didalamnya terdapat lubang-lubang kecil lubang orrifice, sehingga ketika refrigerant melewati lubang orrifice ini, refrigerant akan berubah bentuk dari cair menjadi kabut partikel-partikel kecil. Setelah refrigerant melewati katup ekspansi maka selnjutnya akan menuju ke evaporator. Evaporator pada sistem AC memiliki fungsi kebalikan dari komponen kondensor. Fungsi dari evaporator yaitu untuk menyerap panas, refrigerant yang melewati evaporator ini akan menyerap panas dari udara yang dihembuskan oleh komponen blower. Sehingga udara yang dihembuskan oleh blower setelah melewati evaporator akan bersuhu dingin. Karena refrigerant tadi menyerap panas dari udara maka bentuk refrigerant setelah keluar dari evaporator akan berubah dari yang berbentuk patikel-partikel kecil menjadi gas. Kipas kondensor Kipas kondensor berfungsi untuk menghembuskan udara melewati kondensor sehingga terjadi proses penyerapan panas di kondensor. Blower Blower berfungsi untuk menghembuskan udara melewati evaporator dan kemudian udara yang telah melewati evaporator akan dikirim ke dalam ruangan mobil. Refrigerant atau freon merupakan zat yang sangat meudah menguap dan fungsi dari refrigerant adalah sebagai penghantar panas di dalam sirkulasi sistem AC. Kontrol panel Kontrol panel pada sistem AC berfungsi untuk mengontrol suhu dan mengontrol aliran udara yang akan masuk ke dalam ruang mobil dengan cara menekan tombol dan menggeser tuas yang mengatur aliran udara.Pastisobat semua tau apa itu Air Condotioner Atau yang dikenal dengan AC. AC mempunyai beberapa komponen di setiap bagian dan mempunyai fungsinya sendiri – sendiri yang terdiri dari 4 bagian yaitu : komponen utama,komponen pendukung,komponen pendingin dan komponen kelistrikan. Berikut ini penjelasannya. Table Of Content [ Close ]1. Prinsip Cara Kerja Ac Tipe Split 2. Komponen Utama Pada AC Split Dengan Peranannya 1. Kompresor AC 2. Heat Exchanger 3. Strainer Dan Evaporator 4. Thermostat Dan Fan Bagi yang ingin belajar tentang cara kerja AC, maka kali ini akan diuraikan mengenai prinsip kerja ac split secara sederhana. Dengan begini nantinya akan tahu, bagaimana alat tersebut dapat mengeluarkan hawa sejuk. Hingga bisa diatur. Tak hanya soal prinsip kerja sederhana saja yang akan uraikan, namun juga mengenai komponen-komponen mesin yang ada di dalamnya. Meski mungkin tidak akan runtut hingga menyebutkan seluruh komponen. Namun setidaknya dari sisi garis besarnya. Prinsip Cara Kerja Ac Tipe Split Untuk dapat menjalankan fungsinya, ac split butuh beberapa unit, unit yang dimaksud disini misalnya adalah katup ekspansi. Dalam ac split juga butuh unit yang namanya kompresor, kumparan pendingin juga kumparan panas. Tak hanya itu saja, namun juga dua buah kipas dan unit kontrol. Sedangkan untuk sistem yang digunakan adalah menggunakan sistem atau unit yang terpisah. Sistem tersebut nantinya akan memudahkan antara bagian dingin dan bagian panas. Sehingga nantinya akan dapat membentuk air conditioner secara utuh. Pada sistem atau sisi yang dingin ini biasanya terbentuk atas dasar kumparan dengan saluran juga dengan sistem udara dan katup ekspansi. Sisi dingin ini biasanya diletakkan dalam ruangan. Lalu terhubung dengan bagian dalam ruangan melalui saluran khusus. Sedang untuk sisi panas, atau bisa dikatakan sebagai unit kondensor diletakkan di luar ruangan. Dengan begini udara panas yang ada di dalam ruangan dapat terbuang dengan baik. Sedang suhu dalam ruangan menjadi lebih rendah. Komponen Utama Pada AC Split Dengan Peranannya Setelah tahu bagaimana prinsip kerja ac split maka kali ini akan dibahas pula mengenai komponen utama dalam AC. Pada komponen yang akan disebutkan, juga akan diuraikan mengenai cara kerjanya. Jadi tetap simak hingga tuntas. 1. Kompresor AC Komponen pertama yang akan dibahas dari bagian AC adalah kompresor. Fungsi dari kompresor AC ini adalah untuk mengubah tekanan rendah yang nantinya akan menjadi gas dengan tekanan tinggi. Mudahnya, ada freon yang berbentuk gas. Dalam keadaan seperti itu maka freon tidak bisa menyerap panas, sehingga harus dikembalikan dalam bentuk cair. Untuk mencairkannya, membutuhkan kompresor. Sehingga suhu panas yang cukup tinggi akan diubah dalam bentuk cair. 2. Heat Exchanger Lalu ada lagi komponen berupa heat Exchanger ini merupakan tempat pertukaran hawa panas yang berasal dari sistem menuju luar ruangan. Bisa dikatakan komponen ini adalah pintu. Sehingga suhu panas dapat dikeluarkan dengan bebas. 3. Strainer Dan Evaporator Lalu ada lagi komponen berupa stainer yang berfungsi untuk menampung cairan yang dihasilkan dari pengembunan yang terjadi pada freon. Komponen ini akan menampung sementara sebelum masuk kembali ke evaporator. Namun sudah tidak banyak yang menggunakannya. Sedang untuk evaporator sendiri adalah tujuan berikutnya setelah air freon tadi menjadi cari. Oleh evaporator akan menimbulkan penguapan. Proses pengasapan ini nantinya akan menyerap hawa panas di permukaan evaporator, sehingga nantinya udara akan terasa dingin. 4. Thermostat Dan Fan Kemudian ada lagi komponen yang juga ikut berperan, yakni thermostat. Komponen ini berfungsi untuk mengatur suhu agar tidak terlalu dingin. Jadi saat udara sudah mencapai titik yang diinginkan, thermostat akan memutuskan aliran listrik yang mengalir ke kompresor. Jadi saat suhu kembali naik atau panas, maka thermostat ini akan kembali mengalirkan listrik ke kompresor. Kemudian komponen terakhir adalah fan atau kipas. Komponen ini berfungsi untuk mempercepat aliran udara ke permukaan. Demikian adalah penjelasan mengenai prinsip kerja ac split yang bisa dipelajari. Sudah disebutkan juga beberapa komponen penting dalam menghasilkan udara dingin pada AC. Juga penjelasan peran dari komponen-komponen tersebut. Author Profile Saya mulai menulis blog tentang HVAC di waktu luang saya. Tulisan-tulisan saya berfokus pada topik-topik niche HVAC, seperti cara memilih sistem HVAC yang tepat, tips perawatan, strategi efisiensi energi, dan tren terbaru dalam industri ini. Saya berbagi pengetahuan dan pengalaman saya sebagai seorang ahli untuk membantu orang lain memahami sistem HVAC dan memberikan panduan praktis bagi mereka yang ingin meningkatkan kenyamanan dan efisiensi di dalam bangunan mereka. Menjadi seorang penulis blogger HVAC telah memberi saya kesempatan untuk menggabungkan minat saya dalam teknologi dan penulisan, sambil memberikan manfaat bagi orang lain. Saya berharap dapat terus berkontribusi dalam industri HVAC dan terus menginspirasi orang-orang dengan tulisan-tulisan saya yang informatif dan bermanfaat. Latest entries ac split prinsip kerja Batusplit atau yang sering disebut sebagai batu agregat merupakan sekumpulan material seperti pasir, kerikil, batu pecah, arang batu, dan tanah liat yang telah mengeras digunakan pada pondasi bangunan sebagai rangka dan komponen pengisi pada campuran beton dan adukan sebagai pengikat antar komponen. Untuk pencampuran beton, maka ukuran
AC atau Air Conditioner merupakan alat elektronik yang berfungsi untuk mengatur temperatur suhu ruangan menjadi lebih rendah dibandingkan sekitar atau sesuai dengan yang diinginkan. Dengan kata lain, AC berfungsi untuk mendinginkan beberapa jenis AC yang kini telah beredar di pasaran. Dan yang paling umum digunakan adalah AC Split. AC Split merupakan AC yang sering digunakan di rumah-rumah, kantor, maupun tempat lainnya yang butuh suhu dingin agar lebih Split ini terbagi menjadi dua buah bagian. Bagian pertama yaitu sistem pendingin bagian dalam indoor unit dan bagian kedua yaitu sistem pendingin bagian luar outdoor unit. Kedua bagian ini sama-sama terhubung. Indoor unit berfungsi untuk mengeluarkan suhu dingin yang dihasilkan dari mesin di dalam outdoor berfungsi untuk mengeluarkan suhu dingin yang mendinginkan ruangan, maka indoor unit tentu diletakan di dalam ruangan. Sedangkan outdoor unit biasanya diletakan di luar ruangan. Hal tersebut juga agar suara bising yang dihasilkan oleh mesin di outdoor unit dapat adalah gambaran dari komponen-komponen AC Front PanelFont Panel merupakan komponen panel yang letaknya di bagian depan AC. Fungsi dari front panel adalah untuk mengatur suhu ruangan dan mengatur aliran udara yang masuk ke dalam ruangan. Front panel juga berfungsi sebagai cover penutup bagian depan AC. 2. Air InfletAir inflet merupakan saluran udara yang berfungsi untuk menyalurkan udara dari luar masuk ke dalam sistem AC dan juga menyalurkan udara ke dalam inflet indoor unit yang berfungsi untuk menyalurkan udara ke dalam ruangan. Jadi, saluran ini menjadi jalan keluar udara ke dalam ruangan setelah melalui sistem pendingin AC. Sedangkan air inflet outdoor unit berfungsi sebagai saluran yang menghisap udara masuk ke dalam sistem pendingin AC khususnya ke dalam outdoor Air FilterAir filter merupakan komponen pada AC yang berfungsi untuk menyaring udara yang dikeluarkan melalui air inflet untuk di teruskan ke dalam ruangan. Air filter ini merupakan komponen yang sangat penting karena komponen ini menyaring udara dari debu dan kotoran sehingga udara yang dikeluarkan ke dalam ruangan bersih dan Air OutletAir outlet merupakan salah satu komponen AC yang penting juga. Air outlet ini terletak di bagian bawah AC, berfungsi sebagai saluran ventilasi udara untuk Horizontal Air Flow GrilleHorizontal air flow grille merupakan lubang saluran udara pada sistem pendingin ruangan yang terintegrasi dengan sistem AC central. Jadi, fungsi dari horizontal air flow grille ini adalah sebagai saluran untuk mempermudah kembalinya udara dari ruangan ke sistem pendingin secara Horizontal Air Flow Grille juga sebagai tempat sirkulasi udara berlangsung antara suhu dari sistem pendingin dan juga suhu ruangan yang dikeluarkan secara Vertical Air Flow Louver InsideSama halnya dengan horizontal air flow grille, vertical air flow louver juga merupakan lubang saluran udara pada sistem pendingin ruangan yang terintegrasi dengan sistem AC vertical air flow louver adalah sebagai saluran kembalinya udara dari ruangan ke sistem pendingin sekaligus mengeluarkan udara dan suhu dari sistem pendingin secara Display PanelDisplay panel merupakan panel yang menampilkan informasi terkait sistem pendingin seperti besarnya temperatur, putaran kipas, dan lainnya. Display panel ini biasanya terletak di depan front Remote ControllRemote controll berfungsi untuk menghidupkan atau mematikan AC yang terpasang dan juga mengatur temperatur suhu sesuai yang itu juga Anda bisa mengatur mode sistem pendingin. Biasanya ada 4 mode yang Mode, mode ini berfungsi untuk mengatur AC mengeluarkan suhu dingin yang lebih sehingga ruangan akan terasa dingin dan Mode, mode ini berfungsi untuk mengatur AC mengeluarkan suhu dingin yang tidak terlalu besar agar kelembaban udara di dalam ruangan Mode, mode ini berfungsi agar kipas yang terdapat di dalam indoor unit berputar tanpa menyalakan mesin yang ada di dalam outdoor Mode, mode ini akan otomatis mengatur AC menyesuaikan suhu Connecting PipeConnecting pipe merupakan komponen dari sistem pendingin bagian luar yang berfungsi sebagai penyambung antara dua buah pipa yang merupakan saluran Connecting CabbleConnecting cabble merupakan komponen sistem pendingin yang berfungsi untuk menyambung kabel dari sistem pendingin bagian dalam AC ke sistem pendingin bagian luar Stop ValveStop valve merupakan komponen yang dapat membuka dan menutup seperti kran air. Untuk membuka stop valve biasanya menggunakan kunci L. Stop valve berfungsi untuk mengunci freon di dalam sistem pendingin bagian luar outdoor unit.Demikian beberapa komponen-komponen yang terdapat pada AC Split. Komponen-komponen pada AC split tergantung juga dari jenis dan merk yang digunakan. Biasanya semakin canggih AC maka semakin banyak juga komponen-komponen di dalamnya.
Carakerja dan Aplikasinya. Trafo ( Current Transformer) adalah perangkat listrik yang digunakan untuk mentransfer daya listrik dari satu rangkaian ke sirkuit lain tanpa mengubah frekuensinya dan mencapai dengan induksi elektromagnetik. Pada dasarnya, transformer tersedia dalam dua jenis yaitu tipe shell dan tipe inti.
Kamis, Januari 16th 2020. Komponen AC Split mungkin bukan hal yang umum diketahui oleh semua orang. Sebagian besar walaupun tahu dan menggunakan AC dirumahnya, tetapi tidak mengetahui apa saja komponen yang ada dan apa fungsinya. Mari kita coba bedah apa saja komponen yang ada dalam satu unit AC beserta dengan fungsinya. Dengan lebih memahami bagian-bagian yang ada dalam AC anda, diharapkan anda dapat lebih memahami jika terjadi masalah pada unit AC anda. Bagian AC Split dapat dibagi kedalam 4 bagian. Bagian apa saja Komponen Utama Komponen Pendukung Kelistrikan Bahan Pendingin RefrigeranMari kita bahas satu persatu Bagian-bagian AC Split ini Komponen AC Split – Komponen Utama Apa saja Bagiannya? Kompresor Cara kerja kompresor sebenarnya dapat disamakan dengan cara kerja jantung yang ada di tubuh manusia. Jantung memiliki fungsi untuk mensirkulasikan atau mengedarkan darah ke seluruh bagian tubuh. Kompresor AC memiliki fungsi yang hampir sama. Kompresor AC berfungsi sebagai pusat sirkulasi memompa dan mengedarkan bahan pendingin atau refrigeran ke seluruh bagian AC. Fungsi kompresor lainnya adalah membentuk dua daerah tekanan yang berbeda, daerah bertekanan tinggi dan rendah. Kompresor AC ada tiga jenis yang banyak beredar dipasaran, yaitu Kompresor torak reciprocating compressor Sentrifugal Rotary Ketiganya memiliki cara kerja yang berbeda tetapi memiliki prinsip yang sama, yaitu menciptakan kompresi tekanan dan kecepatan laju aliran pada refrigerant atau Freon sebagai fluida di dalam system pendinginan. Kondensor Fungsi kondensor adalah sebagai alat penukar kalor, menurunkan temperatur refrigerant dan mengubah wujud refrigerant dari bentuk gas menjadi cair. Untuk melakukan fungsi ini, biasanya kondensor AC menggunakan udara sebagai media pendinginnya air cooling condencor. Sejumlah kalor yang ada pada refrigerant dilepas ke udara bebas dengan bantuan kipas fan motor. Agar proses pelepasan kalor ini dapat berlangsung dengan cepat, maka pipa kondensor di desain berliku dan dilengkapi dengan sirip. Karena itu, pembersihan bagian ini yaitu sirip-sirip pipa kondensor sangat penting agar perpindahan kalor refrigerant tidak terganggu. Jika bagian ini dibiarkan kotor, maka ini bisa berakibat AC menjadi kurang dingin. Pipa Kapiler Pipa kapiler juga slah satu bagian atau komponen utama yang ada di system pendingin AC. Pipa kapiler memiliki fungsi untuk menurunkan tekanan refrigerant dan mengatur aliran refrigerant menuju evaporator. Pipa caliper ini memiliki fungsi yang sangat penting karena menjadi penghubung, dengan menghubungkan dua bagian yang memiliki tekanan yang berbeda, yaitu tekanan tinggi dan tekanan rendah. Refrigeran yang bertekanan tinggi sebelum melewati pipa kapiler akan diubah atau diturunkan tekanannya. Akibat dari penurunan tekanan refrigerant menyebabkan terjadi penuruhan suhu. Pada bagian inilah pipa kapiler refrigerant mencapai suhu yang tererendah atau terdingin. Pipa kapiler terletak diantara saringan filter dan evaporator. Ketika akan melakukan penggantian dan memasang pipa kapiler yang baru, sebisa mungkin tidak bengkok karena ini bisa menyebabkan penyumbatan. Penggantian komponen pipa kapiler harus disesuaikan dengan diameter dan panjang pipa sebelumnya. Evaporator Fungsi evaporator adalah menyerap dan mengalirkan panas dari udara ke refrigerant. Akibatnya, wujud cair refrigerant setelah melewati pipa kapiler akan berubah menjadi wujud gas. Secara sederhana fungsi evaporator adalah sebagai alat penukar panas. Udara panas disekitar ruangan ber-AC diserap oleh evaporator dan masuk melewati sirip-sirip pipa sehingga suhu udara yang kelaur dari sirip-sirip menjadi lebih rendah dan kondisi semula atau dingin. Sirkulasi rungan ber-AC diatur oleh blower indoor. Bagian evaporator ini membutuhkan pembersihan secara berkala. Pembersihan pada bagian sirip-sirip pipa evaporator, menjadi sangat penting karena akan berpengaruh pada laju perpindahan panas udara ruangan. Pada waktu sirip-sirip pipa evaporator tersumbat oleh kotoran, penyerapan panas udara tidak bernjalan dengan baik. Sehingga udara yang keluar dari AC terasa kurang dingin. Evaporator dan kondensor adalah alat penukar panas, tetapi memiliki prinsip kerja yang berbeda dan berlawanan. Dengan demikian, kedua bagian ini merupakan komponen yang sagat penting dan bepengaruh terhadap system kerja pendingin secara keseluruhan.
Jikasampai kipas pendinginan rusak atau mati, maka kondensor AC bisa mengalami overheat dan meledak / jebol. 3. Filter Dryer Sesuai dengan namanya yakni filter, maka fungsi dari komponen yang satu ini adalah menyaring segala jenis kotoran yang mungkin ikut mengalir dan terbawa oleh freon cair yang hendak dikabutkan melalui katup exansi.
Komponen AC Split - AC split adalah sistem pendingin udara yang populer digunakan di berbagai ruangan dan kemampuan untuk menjaga suhu yang nyaman di dalam ruangan, AC split memberikan kenyamanan bagi dalam mengembalikan kinerja yang efisien dan pengoperasian yang mudah, AC split terdiri dari beberapa komponen penting yang bekerja bersama untuk mencapai hasil yang artikel ini, kami akan menjelajahi komponen-komponen utama dalam AC split dan fungsinya masing-masing. Dengan memahami bagaimana setiap komponen bekerja, Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang sistem AC split dan dapat mengidentifikasi masalah potensial serta melakukan pemeliharaan yang kita mulai dengan mempelajari komponen-komponen penting dalam AC split dan peran masing-masing dalam menjaga kualitas udara yang optimal di dalam ruangan split indoor memiliki beberapa komponen penting yang berperan dalam menjaga kualitas udara di dalam adalah beberapa komponen utama dan fungsinyaBlowerBlower indoor berfungsi untuk menghisap udara di dalam ruangan yang sedang menggunakan AC, kemudian mengembalikan udara yang telah diproses keluar dari AC Fan IndoorDalam sistem AC split, dinamo Fan adalah salah satu komponen yang memegang peranan penting dalam sirkulasi udara di dalam Fan bertanggung jawab untuk menghisap udara dari ruangan yang dilengkapi AC, dan kemudian mennyemburkan kembali udara yang telah diproses ke luar dari unit AC memiliki peran penting dalam menyaring debu, kotoran, dan partikel-partikel kecil lainnya. Fungsi filter ini adalah untuk menjaga udara yang dihembuskan kembali oleh blower agar menjadi bersih dan AC saat ini telah dilengkapi dengan filter anti bakteri untuk meningkatkan kualitas udara yang pada AC split terdiri dari pipa yang dilapisi dengan kisi-kisi alumunium. Evaporator ini berfungsi sebagai tempat sirkulasi refrigeran freon.Refrigeran akan mengambil panas dari ruangan dan memindahkannya ke bagian kondensor yang terletak di luar ruangan. Saat refrigeran melewati evaporator, udara di sekitarnya akan mengalami penurunanSwingSwing adalah komponen yang dapat mengatur arah semburan udara dari AC. Seperti sayap belakang pesawat, komponen ini dapat diatur untuk naik, turun, atau diatur secara adalah untuk mengarahkan aliran udara sesuai dengan pengaturan yang kita SwingMotor swing adalah alat yang digunakan untuk menggerakkan komponen swing atau bilah pada AC. Tujuannya adalah agar udara dingin dapat menyebar lebih cepat dan merata di seluruh adalah sensor suhu yang terdapat pada AC. Ketika AC sedang beroperasi, thermistor akan mendeteksi perubahan suhu mencapai tingkat yang diinginkan, thermistor akan mengirimkan sinyal ke modul untuk menghentikan AC yang digunakan adalah tipe inverter, kompresor akan tetap beroperasi dengan kecepatan yang lebih IndikatorLampu indikator terletak pada panel kontrol listrik AC. Lampu ini akan berkedip jika terdapat masalah pada AC, memberikan indikasi kepada pengguna bahwa ada kerusakan atau gangguan yang perlu AC/PCBModul AC merupakan pusat pengaturan dan kontrol AC. Pada modul ini terdapat tombol manual dan sensor yang berfungsi untuk penggunaan remote ini dapat diibaratkan sebagai "otak" dari AC yang menerima perintah dan melakukan pengaturan sesuai dengan keinginan ini juga dilengkapi dengan sensor untuk menerima sinyal dari remote ControlRemote control digunakan untuk mengontrol AC secara jarak jauh. Dengan menggunakan remote control, pengguna dapat mengatur suhu, kecepatan kipas dan tingkat dingin suhu ruangan.
M7kx9b.